Review Microsoft Lumia 950: Ponsel High-end yang Humble

Review Microsoft Lumia 950: Ponsel High-end yang Humble

Microsoft Lumia 950 ini merupakan handset Microsoft yang pertama kali rilis dengan menjalankan sistem operasi (OS) Windows 10 Mobile. Smartphone berspesifikasi high-end ini masuk ke pasar Indonesia sejak November 2015 lalu, dengan harga Rp 9 jutaan. Bagi yang sudah mencoba Windows Phone (WP) sebelumnya dari versi 8.1, akan merasakan perbedaan berarti antara kedua sistem operasi tersebut. Apa saja perbedaannya? Inilah review mengenai keunggulan dan kekurangan performa Lumia 950.

Design

Penampakkan luar Lumia 950 cukup sederhana dan terlihat begitu ‘humble’, namun tetap memiliki kesan tangguh. Dengan layar berukuran 5,2 inci, body belakangnya menggunakan bahan sejenis plastik polikarbonat yang bertekstur dan sangat lembut di kulit tangan, dan tetap nyaman sekalipun digenggam saat tangan dalam kondisi basah atau berkeringat.

Handset ini memiliki desain removable atau bisa dilepas penutup belakangnya. Jadi, untuk memasukkan SIM card perlu membuka tutup belakangnya terlebih dulu. Desain khas perangkat Lumia ini sepertinya masih tetap dipertahankan Microsoft di setiap handset besutannya.

Display/User Interface

Layar Lumia 950 mengusung fitur “Always On” yang cukup kekinian, di mana layar akan menampilkan informasi dari ponsel tanpa perlu membuka kunci tombolnya. Tampilan default dari layar kunci (lock screen) adalah informasi jam dan tanggal, sementara setingan lanjutan bisa menampilkan notifikasi dari aplikasi seperti pesan WhatsApp, Facebook, SMS, telepon, dan lain-lain.

Meski Always On, tidak serta merta membuat boros baterai. Layarnya seperti dilengkapi sensor panas tubuh sehingga hanya menyala saat handset digenggam tangan, atau berada tidak jauh dari pengguna. Sedangkan ketika ditinggalkan tidur misalnya, layar akan berada dalam mode sleep dan terkunci.

Secara user interface (UI), Lumia 950 masih mirip seperti sebelumnya Lumia Denim berbasis Windows Phone 8.1, dengan ikon-ikon aplikasi yang khas berwarna-warni dan Live Tiles. Layar berukuran 5,2 inci ini mengusung teknologi displaynya AMOLED  beresolusi 1440x2560 pixels, kerapatan 564 ppi, serta kaca anti-gores Corning Gorilla Glass 3 (ClearBlack display). Teknologi layar ini menampilkan fitur anti-reflektif yang cukup baik ketika digunakan di bawah terik matahari, menjadikan layarnya terlihat vivid.

Display windows phone juga didesain sederhana, di mana pengguna dapat menemukan semua aplikasi yang dibutuhkan hanya dengan masuk ke tombol menu yang berada di pojok kanan paling bawah. Semuanya sudah ada dalam satu list, kalau bingung mencarinya, tinggal masukkan inisial aplikasi yang kamu cari. Untuk aplikasi yang paling sering kamu buka, cukup menempelkannya (pin) di layar utama atau home. 

Performa

Lumia 950 ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 808, Dual-core 1,82 GHz Cortex-A57 dan quad-core 1,44 GHz, pengolah grafis GPU Adreno 418. Seperti diketahui, Snapdragon dikenal dengan kecepatannya di dunia dapur pacu, maka soal kecepatan prosesor handset WP ini dalam melakukan kegiatan multitasking cukup cepat.

Kehadiran RAM 3 GB dan memory internal 32 GB + microSD hingga 200 GB, menurut JerukNipis sangat mewah untuk sebuah Windows Phone. Yups pasalnya, ekosistem Windows 10 sendiri belum dikembangkan lebih luas, jadi banyak aplikasi-aplikasi yang absen meski banyak pengguna membutuhkannya hadir di Windows Phone ini.

Selain itu, terkadang ponsel agak sedikit panas, misalnya saat mengoperasikan kamera atau merekam video, dan menggunakan fungsi Continuum. Tetapi sebenarnya ini adalah masalah kecil yang jamak dialami smartphone, dan mestinya tidak akan terlalu mengganggu pengguna.

Software

Lumia 950 memiliki sejumlah aplikasi pra-istal unggulan, terutama untuk fungsi produktivitas seperti Word, Excel, PowerPoint, OneNote versi 2013 mobile. Meski versi mobile, aplikasi ini sangat nyaman digunakan untuk mengedit hingga membuat dokumen baru. Hal ini sejalan dengan visi Microsoft yaitu “productivity on-the-go” di setiap perangkat besutannya. Fungsi produktivitas juga didukung oleh fitur Continuum nuntuk menyulap ponsel kamu menjadi perangkat desktop.

Fitur keamanan paling personal seperti Windows Hello akan memudahkan kamu saat membuka tombol kunci ponsel. Fitur ini memanfaatkan iris scanner (pemindai iris). Untuk menggunakannya cukup masuk ke menu Setting (Pengaturan), lalu Sign-In Options. Sebelum memindai mata pengguna, Windows Hello akan meminta memasukkan sejumlah angka PIN, ini sebagai alternatif untuk sign-in. 

Benar saja, JerukNipis pun sangat dimudahkan untuk masuk menggunakan Windows Hello ini, dan tidak perlu khawatir lagi ponsel kamu dibajak oleh orang lain.

Akan tetapi perlu dicatat bahwa ketika kamu merestart ponsel misalnya untuk mengganti SIM card, Windows Hello juga akan melakukan reset, sehingga kamu perlu memasukkan PIN.

Selain software terkait produktivitas dan keamanan, ada juga aplikasi bawaan lainnya yang terbilang baru di platform WP, seperti voice recorder (perekam suara), flashlight (senter),  dan tersedianya Bahasa Indonesia.

Konektivitas

Keputusan Microsoft menggunakan port ini cukup berani, pasalnya saat ini USB-C masih sangat jarang digunakan perangkat mobile. Untuk fungsi charging dan data transfer, USB-C pada Lumia 950 ini sangat luar biasa kecepatannya.

Selain itu, ada pula Bluetooth, Wi-Fi, Hotspot, GPS, serta handset ini mampu mendukung teknologi jaringan 4G/LTE dengan SIM single berbentuk nano.

Camera

Lumia 950 mengusung kamera utama beresolusi tinggi 20 MP PureView, aperture f/1.9, 26mm, Carl Zeiss optics, OIS, autofocus, triple-LED RGB flash. Resolusi ini sebelumnya sudah pernah diusung oleh handset Nokia Lumia 930 yang telah diluncurkan pada pertengahan 2014. Berikut adalah hasil foto-foto dari kamera Lumia 950:

Hasil foto indoor dari berbagai sudut

Hasil foto macro indoor dengan fitur autofocus

Kecepatan kamera menangkap objek bergerak, misalnya untuk memotret gerakan orang

Kamera depannya beresolusi 5 MP f/2.4, serta kameranya juga mampu merekam video beresolusi 2160p pada 30fps, dengan stereo sound recorder. Berikut ini adalah hasil kamera selfie (indoor), yang memiliki keunggulan wide angle. 

Battery

Kapasitas baterai Lumia 950 ini sangat jumbo 3.000 mAh. Dengan kapasitas sebesar ini, kamu bisa menggunakannya seharian untuk memanfaatkan beragam fungsi yang ada, mulai dari main memanfaatkan aplikasi produktivitas, bermain game, menggunakan browser, hingga fungsi Continuum.

Accessoris

Lumia 950 datang bersamaan dengan dua aksesoris yaitu Universal Foldable Keyboard dan Display Dock. Kedua aksesoris ini dijual terpisah dari Lumia 950.

Foldable keyboard dilengkapi dengan fitur Bluetooth dan kabel data, kompaible untuk OS Windows Phone, Android (smartphone atau tablet) dan iOS (iPhone dan iPad).

Sementara Display Dock akan diperlukan untuk memanfaatkan Continuum, menyulap ponsel menjadi perangkat PC dadakan.

Conclusion

Plus

- Layar always on dan anti-reflektif.

- Kamera relolusi tinggi yang tidak perlu diragukan kualitasnya.

- Aplikasi pra-instal produktivitasnya benar-benar maksimal dan fitur di dalamnya pun cukup lengkap.

- Fitur keamanan lebih baik dengan Windows Hello yang juga dapat dibantu dengan PIN.

- Sudah dilengkapi aplikasi bawaan standar yang tidak ada seelumnya di OS Windows Phone 8.1, seperti voice recorder, flashlight, game CCS, Xbox, hingga beberapa news apps untuk hiburan.

Minus

- Masih tentang ekosistemnya yang belum berkembang, sehingga kurang beragamnya aplikasi yang terdapat pada Windows 10 Store.

Spesifikasi

  • Sistem operasi: Windows 10 Mobile
  • Layar: AMOLED 5,2 inci (1440 x 2560 pixels), kerapatan 564 ppi, Corning Gorilla Glass 3 (ClearBlack display)
  • Prosesor Qualcomm MSM8992 Snapdragon 808, CPU Dual-core 1.82 GHz Cortex-A57 & quad-core 1.44 GHz Cortex-A53, GPU Adreno 418
  • Memori: RAM 3 GB, ROM 32 GB, microSD up to 200 GB
  • Kamera: utama 20 MP, f/1.9, 26mm, Carl Zeiss optics, OIS, autofocus, triple-LED RGB flash, kamera depan 5 MP, f/2.4, 1080p,  video 2160p@30fps, stereo sound rec.
  • Konektivitas: Bluetooth, USB-C, Wi-Fi, Hotspot, GPS
  • Sensor: Iris scanner, accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, sensor core
  • SIM: Single SIM (Nano-SIM)
  • Baterai: Removable Li-Ion 3.000 mAh
  • Berat: 150 gram
  • Harga baru: Rp 9 jutaan

(KV/KV)