Wiko Ridge 4G Fever, Membawa Terang dalam Gelap

Wiko Ridge 4G Fever, Membawa Terang dalam Gelap

Wiko Ridge 4G Fever diluncurkan pada akhir Februari 2016 lalu, Wiko menyebut smartphone ini masuk kedalam kelas High-end dengan menyodorkan sejumlah fitur unik. Diantaranya terletak pada bagian bodinya yang dapat menyerap cahaya sehingga ketika dalam keadaan gelap maka pancaran cahaya seketika dapat menyala.

Bentuknya tergolong manis untuk sebuah smartphone, tidak cukup tebal dan juga tipis. Kameranya lumayan dapat diandalkan terlebih ketika rasa narsis menghampiri. Lalu apa saja kelebihan dan kekurangan smartphone yang dibanderol Wiko dengan harga Rp2.899.000 ini? Simak ulasan selengkapnya.

Design

Hampir 1 bulan lamanya Tim JerukNipis dizinkan menggengam Wiko Ridge 4G Fever, smartphone ini cukup pas ditangan terlebih dibagian belakang bodinya terdapat bahan ‘kulit jeruk’ yang menangkal keringat ditangan agar smartphone tidak mudah terlepas begitu saja.

Memang bahan ini cukup nyaman ketika digenggam, hanya saja karena berwarna putih bahan ini gampang sekali kotor. Jadi disarankan untuk tidak membeli warna putih.

Fitur glow in the dark alias menyala dalam gelap dibagian pinggir bodinya memang cukup unik, terlebih bahan metal bercampur plastik bisa memancarkan cahaya. Rasa penasaran muncul untuk membuktikannya, namun ternyata nyala yang dijanjikan Wiko tak kunjung ada.

Kemudian Tim JerukNipis mencoba untuk kali keduanya didalam ruang tanpa cahaya setelah disinari matahari sejenak kemudian Wiko Ridge 4G Fever digiring ke ruangan tanpa cahaya, akhirnya sisi fungsi dari bagian samping seketika dapat menyala.

Cukup singkat memang, hanya sekitar dua menit saja Wiko Ridge 4G Fever dapat menujukan kebolehan Fitur glow in the dark yang dimilikinya. Namun begitu, fitur ini sama sekali tidak memiliki fungsi yang berarti hanya sekedar gimmick semata.

Berlanjut kebagian depan bentuknya cukup pas dengan layar 5,2 inci yang dimilikinya. Dibagian bawah bodi, Wiko hanya menyematkan port micro USB tepat dipinggir kiri, begitupun bagian atas yang terlihat ‘sepi’ tanpa adanya tombol lain dan hanya ada port jack audio 3,5mm.

Disisi kiri bodi lagi-lagi diberikan ruang yang cukup ‘sepi’, disana tak ada kemunculan fungsi apapun melainkan bezel yang kontras dengan warna silver saja. Sedangkan dibagian sisi kanan Wiko menyematkan tombol yang terlihat hanya 2 saja. Yang pertama tombol volume menyatu dengan bentuk memanjang dan yang kedua tombol home yang sekaligus berfungsi sebagai tombol power.

Dibagian belakang, terdapat lubang kamera yang cukup kecil dikelilingi lingkaran berwarna silver lengkap dengan LED flash yang setia mendampinginya dibagian samping.

Display

Wiko Ridge 4G Fever mengusung layar 5,2 inci berteknologi IPS berlapis Corning Gorilla Glass 3, pancaran warna yang berhasil ditampilkan cukup menarik dan memanjakan mata berkat adanya resolusi Full HD 1080 x 1920 piksel yang disematkan.

Menariknya, Wiko menyematkan layar kekinian yang banyak diadosi smartphone flagship saat ini seperti iPhone misalnya. Teknologi layar tersebut yakni layar lengkung 2.5D dengan ketebalan visual hanya 5mm saja. Membuatnya, terlihat begitu premium.

 Performance

Wiko membekali Ridge 4G Fever dengan MediaTek MT6753 @1,3 GHz octa-core serta RAM 3GB. Dengan begitu, untuk penggunaan sehari-hari dirasa cukup. Saat diuji mengedit video dengan durasi panjang, renderingnya cukup cepat dan bisa diandalkan.

 Memori internalnya disematkan cukup besar dengan kapasitas 32GB, jika belum puas masih bisa didobrak hingga 64GB berkat ketersedian slot memori dibagian belakang. Yang membuatnya menarik, Wiko Ridge 4G Fever juga mengusung konektifitas FDD LTE Cat 4 sehingga semua kartu 4G bisa digunakan pada smartphone ini termasuk kartu Bolt sekalipun yang kebanyakan hanya perangkat tertentu saja yang dapat menggunakannya.

Untuk baterai didayai dengan 2900mAh yang dapat bertahan hanya 4 jam dengan aktif menggunakan social media, menghidupkan wifi, menjalankan 2 sim kartu sekaligus hingga melakukan aktifitas berkirim pesan singkat sekaligus. Yang perlu dicatat, pengguna tidak boleh menghabiskan baterai hingga mencapai 0% jika memang begitu kamu harus menunggu waktu isi ulang baterai hingga 6 jam lamanya tanpa hidup

Meskipun memiliki respon layar sentuh hanya berjumlah 5 jari, namun begitu responnya masih cukup bisa diandalkan.

 

Kamera

Smartphone ini dilengkapi dengan kamera belakang 13MP dan kamera depan 5MP. Cukup memuaskan terutama pada kamera selfie yang dilengkapi dengan banyak fitur, jika penggunaan pada kondisi kurang cahaya kamera depan Wiko Ridge 4G Fever masih bisa mengatasi hal tersebut dan tetap mempertahankan noise yang ada.

Untuk kamera utamanya Wiko membenamkan fitur seperi kebanyakan smartphone lainnya yakni seperti mode HDR, Face Beauty, Panorama dan Profesional yang dapat diatur secara manual mulai dari ISO, AWB, shutter speed dan lain sebagainya. Foto yang dihasilkan pada kamera utama mempunyai kontras yang cukup baik.

Berikut beberapa tampilan contoh foto pada kamera utama  Wiko Ridge 4G Fever :

Berikut kamera selfie nya :

Top Notch

- Android 5.1 Lollipop + Wiko UI

- 5,2 inci IPS Full HD 1920 x 1080 piksel

- 3GB RAM

- GPU Mali-T720

- Dimensi 148 x 73,8 x 8,3 mm

- Internal memori 64GB

- Baterai 2.900 mAh

- Prosesor MediaTek MT6753 @1,3 GHz octa-core

- Harga Rp2.899.000

Kelebihan Wiko Ridge 4G Fever

- Menyala dalam gelap

- Bisa menggunakan seluruh jaringan 4G termasuk Bolt

- Layar curve 2,5D

- Performa cukup kencang

- bloatware hanya sedikit

- fitur kamera depan cukup mumpuni

- Deteksi SDcard ketika dimasukian sangat cepat, meski dalam kondisi hidup

Kelemahan Wiko Ridge 4G Fever

- kualitas baterai tidak bisa diandalkan, terlebih ketika baterai berada diangka 0%, membutuhkan waktu

  lama untuk bisa hidup

- kamera utama kurang mumpuni jika dalam kondisi minim cahaya, sulit focus

 

Kesimpulan

Sepanjang pemakaian smartphone Wiko Ridge 4G Fever, begitu asik untuk keseharian. Terlebih bentuknya yang tipis disertai layar lengkung yang membuatnya semakin kekinian. Performanya juga bisa diandalkan, konektifitasnya 4G yang dimilikinya juga tidak terbelenggu, lantaran bisa menggunakan kartu apapun.

Bagi yang senang berselfie, smartphone ini cocok untuk dimiliki, dengan banderol Rp2.899.000 cukup menarik ketimbang para pesaing lainnya. Tapi, jangan berharap terlalu banyak untuk urusan baterai, jika tidak membawa powerbank kamu harus direpotkan untuk menghidupkannya dalam waktu yang sangat lama jika habis.

(ARB/ARB)