Diduga Dipicu Salah Paham Saat Pesta Miras, Seorang Pria Tewas Ditikam di Manggala Makassar
![]() |
| Diduga Dipicu Salah Paham Saat Pesta Miras, Seorang Pemulung Tewas Ditikam Rekannya |
Pesta Miras Berujung Maut di Manggala
Suasana malam di kawasan Jalan AMD Borong Jambu, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, berubah mencekam setelah seorang pria dilaporkan menjadi korban penikaman, Rabu malam (8/7/2026).
Korban diketahui bernama Dana Permana (30), seorang pemulung. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan akibat luka yang diderita.
Polisi Bergerak Usai Terima Laporan
Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Manggala sekitar pukul 23.00 Wita melalui layanan darurat Polri 110 serta laporan dari istri korban.
Menindaklanjuti laporan itu, personel gabungan yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) IPTU Yasin Huda langsung menuju lokasi kejadian.
Saat tiba di tempat kejadian perkara, petugas menemukan korban tergeletak di depan rumahnya dengan sejumlah luka akibat senjata tajam. Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar, namun sekitar pukul 00.00 Wita dinyatakan meninggal dunia.
Terduga Pelaku Masih Diburu
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To'longan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan polisi telah mengidentifikasi terduga pelaku dan saat ini masih melakukan pengejaran.
"Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi, mengamankan TKP, mengevakuasi korban ke rumah sakit, serta melakukan serangkaian penyelidikan. Identitas pelaku sudah kami kantongi dan saat ini masih dalam pengejaran anggota di lapangan," ujar Kompol Semuel.
Diduga Dipicu Perselisihan Saat Minum Bersama
Berdasarkan keterangan sementara dari sejumlah saksi, sebelum kejadian korban diduga sedang mengonsumsi minuman keras bersama terduga pelaku yang diketahui berinisial DBL.
Keduanya disebut merupakan teman lama yang pernah merantau bersama di luar Pulau Sulawesi.
Penyidik menduga perselisihan bermula setelah korban menggunakan uang milik pelaku untuk membeli makanan dan rokok. Saat istri korban masuk ke dalam rumah untuk mengambil sisa uang kembalian, diduga terjadi cekcok antara korban dan pelaku.
Tak lama kemudian, istri korban keluar dan mendapati suaminya telah tergeletak di depan rumah dalam kondisi mengalami luka serius. Peristiwa itu kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Polisi Dalami Motif dan Kumpulkan Bukti
Hingga kini, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti untuk memastikan rangkaian kejadian dan motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.
Polisi menduga kesalahpahaman terkait penggunaan uang, yang terjadi saat korban dan terduga pelaku sama-sama berada di bawah pengaruh minuman keras, menjadi pemicu awal insiden tersebut. Namun, motif tersebut masih didalami dalam proses penyidikan.
Pihak kepolisian menegaskan pengejaran terhadap terduga pelaku terus dilakukan agar yang bersangkutan segera mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)
