Sosial Media
0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Polisi Klarifikasi Video Viral Mobil Dikejar Warga di Makassar, Bukan Kasus Tabrak Lari

    5 min read

     Viral Mobil Dikejar Warga di Makassar.

    INFO KERJADIAN MAKASSAR – Kepolisian memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan sebuah mobil dikejar warga di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (5/7/2026) dini hari.

    Berdasarkan penjelasan Satlantas Polrestabes Makassar, pengemudi mobil tersebut dipastikan bukan pelaku tabrak lari sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

    Pengemudi justru mengarahkan kendaraannya ke Pos Laka Kartini untuk mengamankan diri setelah dikejar oleh sejumlah warga.

    Berawal dari Nyaris Bersenggolan

    Polisi menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika mobil yang dikendarai pria tersebut hampir bersenggolan dengan pengguna jalan lain.

    Insiden tersebut tidak menyebabkan kecelakaan lalu lintas maupun korban jiwa. Namun, situasi di lokasi berubah menjadi tegang setelah muncul provokasi yang memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

    Akibatnya, sejumlah warga melakukan pengejaran terhadap kendaraan tersebut karena mengira pengemudi telah melakukan tabrak lari.

    Polisi Beri Penjelasan kepada Massa

    Setibanya di Pos Laka Kartini, petugas Satlantas yang berada di lokasi segera memberikan penjelasan kepada warga mengenai kronologi kejadian.

    Setelah dilakukan klarifikasi dan dipastikan tidak terjadi insiden tabrak lari, massa yang sempat berkumpul akhirnya membubarkan diri secara tertib.

    Peristiwa tersebut pun dapat diselesaikan tanpa menimbulkan gangguan keamanan yang lebih besar.

    Polisi Imbau Warga Tidak Mudah Terprovokasi

    Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya maupun melakukan tindakan sendiri terhadap kendaraan yang dicurigai.

    Apabila menemukan dugaan pelanggaran lalu lintas atau kecelakaan, masyarakat diminta mencatat identitas kendaraan yang terlibat dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku.

    Polisi juga mengingatkan pentingnya menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. (*)

    Additional JS