Sosial Media
0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Kapolrestabes Makassar Ajak Warga Jadi "Polisi bagi Diri Sendiri" Lewat Ngopi Kamtibmas

    "Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana kembali menggelar Ngopi Kamtibmas sebagai ruang dialog bersama masyarakat."

    5 min read

    Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi dan Keluhan Masyarakat
    MAKASSAR — Secangkir kopi menjadi awal dari percakapan yang lebih besar tentang keamanan lingkungan. Di sebuah warung kopi di Jalan Ujung, Kelurahan Parang Layang, Kecamatan Bontoala, Rabu (24/6/2026) malam, sekitar 180 warga berkumpul bersama jajaran kepolisian dalam kegiatan Ngopi Kamtibmas yang digelar Polrestabes Makassar.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana dan dihadiri para pejabat utama Polrestabes, unsur Tripika Kecamatan Bontoala, lurah, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, pemuda, Ketua RT/RW, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), Linmas, serta warga setempat.

    Bagi kepolisian, forum tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi ruang untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus mencari solusi bersama.

    Ruang Dialog antara Polisi dan Masyarakat

    Arya Perdana menjelaskan bahwa Ngopi Kamtibmas merupakan salah satu program unggulan Polrestabes Makassar yang telah berjalan secara rutin sejak Januari 2025 di berbagai wilayah Kota Makassar.

    Menurutnya, komunikasi yang terbangun secara langsung jauh lebih efektif dibanding hanya mengandalkan laporan formal.

    "Program Ngopi Kamtibmas ini kami laksanakan untuk mendengar langsung keluhan, masukan, maupun permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Dengan bertemu dan berdialog secara langsung, kita dapat bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada di lingkungan," ujarnya.

    Situasi Aman Bukan Alasan untuk Lengah

    Kapolrestabes mengakui kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Makassar saat ini relatif kondusif. Namun, ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut tidak boleh membuat masyarakat menurunkan kewaspadaan.

    Menurutnya, pelaku kejahatan kerap memanfaatkan situasi ketika masyarakat mulai merasa terlalu aman.

    "Jangan sampai kita lengah karena merasa situasi aman. Justru ketika masyarakat mulai terlena, pelaku kejahatan sering memanfaatkan kondisi tersebut untuk melakukan tindak kriminalitas," katanya.

    Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan keamanan.

    Peran Orang Tua Dinilai Sangat Penting

    Selain membahas keamanan lingkungan, Arya Perdana juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter generasi muda.

    Ia mengimbau para orang tua agar memberikan perhatian terhadap pendidikan moral, akhlak, dan nilai-nilai agama sebagai langkah pencegahan terhadap kenakalan remaja maupun tindak kriminalitas.

    "Anak-anak adalah aset masa depan. Peran orang tua sangat penting dalam membimbing dan mengawasi mereka agar tumbuh menjadi generasi yang baik, berakhlak, dan membanggakan keluarga," ujarnya.

    Sinergi Jadi Kunci Menjaga Kamtibmas

    Kapolrestabes mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, RW, tokoh masyarakat, FKPM, Linmas, lurah hingga camat untuk terus memperkuat kerja sama menjaga keamanan lingkungan.

    Menurutnya, rasa peduli terhadap lingkungan sekitar menjadi modal utama mencegah munculnya gangguan kamtibmas.

    Ia juga mengingatkan pentingnya menjadi "polisi bagi diri sendiri", yakni membiasakan menjaga keamanan rumah, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kesadaran menjaga keselamatan diri dan keluarga.

    Pembinaan Pemuda Jadi Aspirasi Warga

    Dalam sesi dialog, warga menyampaikan harapan agar pemerintah dan aparat keamanan lebih sering melakukan pembinaan terhadap kalangan pemuda.

    Menanggapi hal tersebut, Arya Perdana menjelaskan bahwa strategi kepolisian dalam menjaga keamanan dilakukan melalui pendekatan preemtif, preventif, hingga represif.

    Menurutnya, Ngopi Kamtibmas merupakan bagian dari upaya pencegahan melalui edukasi, komunikasi, dan penguatan hubungan antara polisi dan masyarakat.

    Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan positif.

    "Saya sangat setuju. Pemuda harus kita rangkul, kita arahkan, dan kita libatkan dalam kegiatan-kegiatan yang positif. Ini menjadi tugas bersama antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat," pungkasnya.

    Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas, Polrestabes Makassar berharap komunikasi yang terjalin semakin erat sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih awal. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Makassar diharapkan dapat terus terjaga. (*)


    Additional JS