Sosial Media
0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Pasar Hobi Toddopuli Bersiap Pindah, Pemkot Makassar Tawarkan Dua Lokasi Baru untuk Pedagang

    2 min read

    Rapat koordinasi rencana penataan kawasan eks Terminal Toddopuli atau lokasi Pasar Hobi di Kantor Camat Panakkukang, Minggu (21/6/2026). (Foto: Istimewa)

    MAKASSAR - Kawasan eks Terminal Toddopuli yang selama bertahun-tahun menjadi pusat perdagangan hewan peliharaan di Makassar akan ditata ulang. Pemerintah menyiapkan dua lokasi relokasi bagi pedagang dan membuka ruang musyawarah sebelum proses pemindahan dilakukan.

    Masyarakat Makassar yang selama ini mencari ikan hias, burung, kucing, hingga berbagai perlengkapan hewan peliharaan di Pasar Hobi Toddopuli kemungkinan akan segera mendatangi lokasi yang berbeda.

    Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan rencana penataan kawasan eks Terminal Toddopuli yang selama ini ditempati para pedagang Pasar Hobi. Penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi lahan sebagai fasilitas umum sekaligus menata kawasan agar sesuai dengan peruntukannya.

    Langkah tersebut menjadi perhatian karena Pasar Hobi Toddopuli telah berkembang menjadi salah satu pusat perdagangan hewan peliharaan terbesar di Kota Makassar. Aktivitas ekonomi yang tumbuh selama bertahun-tahun membuat kawasan itu memiliki komunitas pelanggan dan pedagang yang cukup besar.

    Pedagang Diberi Kesempatan Menentukan Lokasi Baru

    Camat Panakkukang Syahrir mengatakan rencana penataan telah dibahas melalui rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait.

    Sebagai bagian dari proses tersebut, pemerintah menawarkan dua alternatif lokasi relokasi kepada para pedagang, yakni Pasar Sawah di Jalan Gunung Latimojong dan Terminal Regional Daya.

    Pemerintah juga tidak ingin proses pemindahan berlangsung sepihak. Karena itu, pedagang diberikan waktu untuk bermusyawarah dan menentukan lokasi yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan usaha mereka.

    Menurut Syahrir, pendekatan dialog dipilih agar proses penataan dapat berjalan tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat secara signifikan.

    Bukan Sekadar Pasar Biasa

    Pasar Hobi Toddopuli memiliki karakter yang berbeda dibanding pasar tradisional pada umumnya.

    Selain menjadi lokasi jual beli berbagai jenis hewan peliharaan, kawasan ini juga menjadi tempat berkumpul komunitas pecinta satwa dari berbagai daerah di Makassar dan sekitarnya.

    Pengunjung tidak hanya datang untuk bertransaksi, tetapi juga mencari informasi, bertukar pengalaman, hingga memperluas jaringan komunitas.

    Karena itu, relokasi pasar bukan hanya soal perpindahan lapak, melainkan juga menyangkut keberlanjutan ekosistem usaha dan komunitas yang telah terbentuk selama bertahun-tahun.

    Penataan Dilakukan Bertahap

    Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, memastikan proses penataan dilakukan secara bertahap dan mengedepankan komunikasi dengan para pedagang.

    Perumda telah berkoordinasi dengan pengurus asosiasi pedagang dan menerbitkan surat peringatan pertama sebagai bagian dari tahapan administrasi.

    Menurut Elber, sebagian pedagang mulai merespons positif rencana tersebut karena pemerintah tetap menyediakan lokasi alternatif untuk melanjutkan usaha mereka.

    Pendekatan persuasif dipilih untuk menghindari gesekan yang kerap muncul dalam proses penataan kawasan perdagangan.

    Wajah Baru Kawasan Toddopuli

    Bagi Pemerintah Kota Makassar, penataan eks Terminal Toddopuli bukan hanya soal pengosongan lahan. Pemerintah ingin mengoptimalkan kembali fungsi aset daerah sekaligus memperbaiki tata ruang kawasan yang selama ini berkembang di luar peruntukan awalnya.

    Dalam jangka pendek, perhatian akan tertuju pada proses relokasi dan kesepakatan yang dicapai antara pemerintah dan pedagang. Namun dalam jangka panjang, keberhasilan penataan akan diukur dari satu hal yang lebih penting: apakah aktivitas ekonomi yang telah tumbuh di Pasar Hobi tetap dapat berjalan tanpa kehilangan ruang untuk berkembang. (*)

    Additional JS