Sosial Media
0
News
    Home Hukum dan Kriminal

    Polisi Amankan 5 Pemuda Usai Tawuran dan Pembakaran Motor di Belakang Pasar Senggol Makassar

    2 min read

    ILUSTRASI. Tersangka.

    MAKASSAR – Polisi mengamankan lima pemuda yang diduga terlibat penyerangan antarkelompok dan pembakaran satu unit sepeda motor di Jalan Nuri, belakang Pasar Senggol, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Minggu dini hari.

    Penyerangan melibatkan dua kelompok pemuda yang saling serang menggunakan batu, busur, dan anak panah. Polisi masih memeriksa kelima pemuda tersebut untuk mengetahui peran masing-masing sekaligus mendalami motif penyerangan.

    "Kami berhasil mengamankan lima orang yang diduga ada kaitannya dengan penyerangan itu, termasuk diduga membakar satu motor dari pihak kelompok Pasar Senggol," kata Kapolsek Mariso Kompol Aris Sumarsono di Makassar, Minggu.

    Tawuran Terjadi Dua Kali di Sekitar Pasar Senggol

    Aris menjelaskan, peristiwa bermula ketika sekelompok pemuda mendatangi kelompok lain yang sedang berkumpul di sekitar belakang Pasar Senggol.

    Kedua kelompok kemudian terlibat aksi saling serang menggunakan batu, busur, dan anak panah. Dalam kejadian tersebut, satu unit sepeda motor milik salah satu kelompok dibakar.

    Menurut polisi, penyerangan terjadi di dua lokasi yang masih berada di sekitar kawasan Pasar Senggol.

    "Penyerangan itu yang kedua. Pertama dari arah depan Pasar Senggol Jalan Opu Daeng Risadju dan kedua terjadi di belakang pasar, Jalan Nuri. Di lokasi kedua ada motor dibakar," katanya.

    Lima Pemuda Diamankan Polisi

    Personel Polsek Mariso bersama tim gabungan Polrestabes Makassar kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penyisiran setelah aksi tawuran terjadi.

    Lima pemuda yang diduga berkaitan dengan penyerangan tersebut diamankan dan dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.

    "Ternyata setelah menyerang, ada teman pelaku lewat belakang pasar lalu ribut lagi di belakang Pasar Senggol. Tim ke lokasi dan langsung diamankan lima orang, lalu dibawa ke kantor," ujar Aris.

    Polisi juga menghalau warga untuk mencegah terjadinya aksi susulan serta mengevakuasi sepeda motor yang dibakar dari lokasi kejadian.

    Polisi Dalami Motif dan Peran Kelima Pemuda

    Hingga kini, kelima pemuda tersebut masih menjalani pemeriksaan. Penyidik mendalami peran masing-masing dalam penyerangan dan pembakaran sepeda motor.

    "Masih dalam penyelidikan motif penyerangan. Sementara ini para terduga sedang diperiksa penyidik untuk mendalami kasusnya. Nanti disampaikan perkembangannya," katanya.

    Polisi juga masih menyelidiki dugaan keterlibatan kelompok geng motor dalam peristiwa tersebut.

    Tawuran di Pettarani, Dua Pemuda Diamankan

    Aksi tawuran antarkelompok juga terjadi di lokasi berbeda, yakni Jalan Andi Pangeran Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (14/8).

    Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni mengatakan polisi mengamankan dua pemuda dalam kejadian tersebut.

    Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa anak panah, busur, dan ketapel.

    "Ada dua terduga kita amankan serta beberapa anak panah, busur atau ketapel di lokasi kejadian. Kasus ini masih dalam pendalaman penyidik," katanya.

    Polisi masih melakukan pendalaman terhadap kedua kasus tersebut untuk memastikan keterlibatan masing-masing pihak sekaligus mengantisipasi terjadinya tawuran susulan di wilayah Makassar.

    Rangkaian kejadian tersebut kembali menjadi perhatian aparat keamanan karena melibatkan kelompok pemuda dan penggunaan senjata tajam seperti busur serta anak panah.

    Polisi masih mendalami motif dan keterlibatan masing-masing pihak. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan segera melaporkan kepada aparat jika menemukan potensi gangguan keamanan.

    Additional JS