Sosial Media
0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    UMI Raih Penghargaan 2026, UMI Connection dan AI Jadi Andalan Transformasi Digital

    4 min read

    Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Founder and Chairman MCorp Hermawan Kartajaya menyerahkan penghargaan kepada Rektor UMI Prof Hambali Thalib.

    MAKASSAR– Universitas Muslim Indonesia (UMI) meraih penghargaan Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026 dalam Makassar Marketing Festival 2026. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas transformasi digital, inovasi kelembagaan, dan upaya UMI membangun ekosistem pendidikan yang memberikan dampak bagi mahasiswa dan masyarakat.

    Penghargaan tersebut diserahkan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Founder and Chairman MCorp Hermawan Kartajaya kepada Rektor UMI Prof Hambali Thalib di Hotel Claro Makassar, Kamis (13/8/2026). Penghargaan merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Marketing Festival 2026 yang digelar MCorp dan MarkPlus Institute dengan tema Winning the Competition in the Age of AI.

    UMI Dorong Transformasi Digital di Kampus

    Rektor UMI Prof Hambali Thalib mengatakan penghargaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aktivitas pemasaran. Menurutnya, capaian itu juga mencerminkan perubahan UMI dalam memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

    Teknologi, kata Prof Hambali, harus memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat.

    "Teknologi boleh melaju cepat, tetapi dampaknya harus sampai kepada umat. Inovasi harus membuat mahasiswa lebih mudah belajar, dosen lebih produktif, pelayanan semakin cepat, dan masyarakat semakin merasakan kehadiran kampus," ujar Prof Hambali.

    Salah satu transformasi yang dikembangkan UMI adalah UMI Connection, arsitektur digital yang diarahkan menuju konsep Smart Islamic AI-Driven University.

    Sistem ini mengintegrasikan layanan akademik dan nonakademik sekaligus menghubungkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pimpinan, alumni, orang tua, dan mitra dalam satu ekosistem digital.

    UMI Connection Integrasikan Data dan Layanan

    UMI Connection dikembangkan dengan prinsip satu akses, satu data, satu proses, dan satu Executive AI Dashboard.

    Pengembangannya mencakup Single Sign-On, integrasi data institusi, infrastruktur cloud, data warehouse, keamanan siber berlapis, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

    Menurut Prof Hambali, transformasi digital perguruan tinggi ke depan tidak semata-mata diukur dari jumlah aplikasi yang dimiliki.

    "Ke depan, kampus bukan yang paling banyak memiliki aplikasi, melainkan yang paling mampu mengubah data menjadi keputusan, teknologi menjadi pelayanan, dan inovasi menjadi kemaslahatan," katanya.

    Pendekatan tersebut diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Catur Dharma UMI, yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta komitmen ke-UMI-an dan pendidikan karakter.

    UMI juga menempatkan AI sebagai alat untuk memperkuat kemampuan manusia dalam belajar, bekerja, memberikan pelayanan, dan mengambil keputusan dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

    Kewirausahaan Tak Hanya soal Membangun Usaha

    Transformasi UMI juga mencakup pengembangan pendekatan kewirausahaan di lingkungan kampus.

    Kewirausahaan tidak hanya diarahkan agar mahasiswa mampu membuka usaha. UMI mendorong mahasiswa untuk mampu membaca persoalan, menemukan peluang, menciptakan solusi, membangun kolaborasi, dan menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.

    Pendekatan tersebut diterapkan melalui pembelajaran, riset, pengabdian kepada masyarakat, inkubasi usaha, kemitraan industri, serta berbagai inovasi mahasiswa.

    Dengan demikian, pendidikan kewirausahaan diharapkan tidak berhenti pada kemampuan bisnis, tetapi juga membentuk mahasiswa yang mampu menciptakan solusi terhadap persoalan di lingkungan sekitarnya.

    UMI Siapkan Mahasiswa Hadapi Era Digital dan AI

    Prof Hambali mengatakan perubahan perilaku masyarakat yang semakin digital turut mendorong perguruan tinggi untuk memahami kebutuhan generasi baru.

    Mahasiswa saat ini, menurutnya, tidak hanya membutuhkan ruang belajar. Mereka juga memerlukan ekosistem yang mendukung pengembangan karakter, kreativitas, jejaring, penguasaan teknologi, serta kesiapan memasuki dunia kerja.

    Karena itu, transformasi digital UMI diarahkan agar teknologi tidak menggantikan peran manusia, melainkan memperkuat kapasitas mahasiswa dan seluruh sivitas akademika.

    Penghargaan Jadi Dorongan Perkuat Mutu UMI

    Prof Hambali menilai penghargaan Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026 menjadi dorongan bagi UMI untuk terus memperkuat transformasi yang sedang berjalan.

    Ia menekankan bahwa capaian tersebut harus diikuti peningkatan kualitas layanan, tata kelola, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat."Reputasi bukan suara yang kita tinggikan tentang diri sendiri. Reputasi adalah kepercayaan yang diberikan masyarakat setelah mereka merasakan mutu dan manfaat kehadiran kita," tuturnya.

    Dengan penghargaan tersebut, UMI menegaskan arah transformasinya tidak hanya berfokus pada digitalisasi kampus, tetapi juga pada bagaimana teknologi, inovasi, dan kewirausahaan dapat menghasilkan manfaat yang dirasakan langsung oleh mahasiswa dan masyarakat.

    Pada akhirnya, keberhasilan transformasi perguruan tinggi bukan sekadar soal seberapa banyak teknologi yang diterapkan, melainkan seberapa efektif teknologi tersebut meningkatkan mutu pendidikan, layanan, dan kontribusi kampus bagi masyarakat.

    Additional JS