Sosial Media
0
News
    Home HL Sosial

    Antrean BBM Belum Terurai, Sekolah di Makassar Beralih ke Daring

    "Pemkot Makassar memberlakukan sekolah daring bagi siswa PAUD hingga SMP mulai 12 September 2026 untuk mengurangi mobilitas di tengah antrean BBM."

    2 min read

    Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin 

    MAKASSAR INFO -- Antrean BBM yang belum terurai mulai memengaruhi aktivitas harian warga Makassar. 

    Pemerintah Kota Makassar memilih mengurangi mobilitas pelajar dengan memberlakukan pembelajaran daring bagi peserta didik PAUD hingga SMP mulai Sabtu (12/9/2026).

    Kebijakan tersebut diambil ketika antrean kendaraan masih terjadi di sejumlah SPBU dan berdampak pada kepadatan lalu lintas di berbagai ruas jalan.

    Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan pembelajaran dari rumah menjadi langkah sementara untuk merespons kondisi tersebut.

    "Saya sudah instruksikan ibu Kadis Pendidikan keluarkan edaran agar siswa PAUD sampai SMP sekolah daring, mulai Sabtu (12/9)," ujar Munafri.

    Pelajar Tidak Perlu ke Sekolah

    Dengan pembelajaran dilakukan secara daring, siswa tidak perlu melakukan perjalanan menuju sekolah. Pemkot berharap pengurangan perjalanan pada jam sekolah dapat membantu menekan jumlah kendaraan yang menggunakan BBM.

    "Melalui kebijakan ini, aktivitas belajar mengajar tetap berjalan tanpa mengharuskan siswa melakukan perjalanan dari rumah menuju sekolah, sehingga mobilitas kendaraan pada jam-jam sekolah dapat kita tekan," jelasnya.

    Menurut Munafri, keputusan tersebut juga merespons aspirasi masyarakat. Orang tua siswa termasuk kelompok yang terdampak oleh kondisi antrean kendaraan di SPBU dan kepadatan lalu lintas.

    Pemkot tidak menghentikan kegiatan pendidikan. Aktivitas belajar tetap dilakukan dari rumah melalui sistem pembelajaran dalam jaringan.

    Kebijakan Berlaku Sementara

    Sekolah daring tidak diberlakukan sebagai kebijakan permanen. Munafri mengatakan edaran tersebut mulai berlaku pada 12 September dan akan diterapkan selama beberapa hari ke depan.

    Pelaksanaannya akan dievaluasi dengan melihat perkembangan antrean dan pasokan BBM di Makassar.

    "Ini kita lakukan sebagai langkah taktis untuk merespons kondisi antrean BBM yang terjadi. Kita ingin aktivitas masyarakat tetap berjalan, tetapi di sisi lain mobilitas yang tidak terlalu mendesak bisa kita tekan sementara," katanya.

    Dengan skema tersebut, pemerintah mencoba mempertahankan kegiatan belajar sekaligus mengurangi perjalanan yang dianggap dapat ditunda selama persoalan BBM belum sepenuhnya teratasi.

    Antrean BBM Mulai Memengaruhi Aktivitas Warga

    Keputusan sekolah daring menunjukkan bahwa persoalan antrean BBM telah memiliki dampak di luar aktivitas pengisian bahan bakar.

    Sebelumnya, antrean kendaraan di sejumlah SPBU membuat sebagian badan jalan ikut terpakai dan mengganggu kelancaran lalu lintas. Kini, pemerintah kota mengambil langkah pada sektor pendidikan untuk mengurangi pergerakan kendaraan.

    Munafri berharap pengurangan mobilitas pelajar dan sebagian aktivitas masyarakat dapat membantu menekan konsumsi BBM harian sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar SPBU.

    "Ini upaya Pemkot Makassar untuk merespons langsung kondisi yang dirasakan masyarakat," ucapnya.

    Efektivitas kebijakan tersebut pada akhirnya akan terlihat dari perkembangan antrean BBM dalam beberapa hari ke depan. Jika pasokan dan pelayanan SPBU kembali normal, Pemkot Makassar akan mengevaluasi kebutuhan untuk melanjutkan pembelajaran daring.

    Additional JS