Pasar Pa’baeng-baeng Segera Direnovasi, Pemkot Makassar Targetkan Pedagang Kembali Jualan 2–3 Minggu
![]() |
| Pasca Kebakaran Pasar Pa’baeng-baeng, Pemkot Makassar Kejar Renovasi Los dan Siapkan Akses KUR |
MAKASSAR INFO -- Pemerintah Kota Makassar menargetkan los pedagang di Pasar Pa’baeng-baeng yang terdampak kebakaran dapat diperbaiki dan kembali digunakan dalam waktu 2–3 minggu.
Target tersebut disiapkan agar pedagang tidak terlalu lama kehilangan tempat berjualan dan dapat kembali menjalankan aktivitas perdagangan setelah kebakaran melanda kawasan pasar.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan percepatan perbaikan infrastruktur menjadi bagian penting dalam proses pemulihan Pasar Pa’baeng-baeng.
"Pemulihan Pasar Pa’baeng-baeng harus diarahkan pada percepatan perbaikan infrastruktur agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan," ujarnya di Makassar, Rabu.
Renovasi Los Ditargetkan Rampung 2–3 Minggu
Munafri mengatakan rehabilitasi los pedagang menjadi salah satu langkah yang perlu segera dilakukan untuk memulihkan aktivitas perdagangan di Pasar Pa’baeng-baeng.
Ia menargetkan proses tersebut dapat berjalan dalam waktu 2–3 minggu sehingga los yang terdampak dapat kembali dipergunakan oleh pedagang.
“Ini perlu supaya cepat ada rehabilitasi untuk memastikan mereka kembali bisa jualan. Saya tadi sudah melihat kira-kira 2–3 minggu proses ini kita akan jalankan untuk memastikan los-los tempat jualan ini bisa dipergunakan kembali untuk para pedagang melakukan kegiatan usahanya,” katanya.
Percepatan perbaikan diharapkan dapat mempersingkat waktu pemulihan pedagang yang terdampak kebakaran.
Dengan kembali tersedianya los untuk berjualan, aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Pa’baeng-baeng dapat kembali berjalan secara bertahap.
Pedagang Terdampak Akan Difasilitasi Akses Permodalan
Pemulihan Pasar Pa’baeng-baeng tidak hanya diarahkan pada perbaikan bangunan. Pemkot Makassar juga menyiapkan upaya membantu pedagang mendapatkan akses permodalan untuk kembali menjalankan usaha.
Munafri meminta jajaran kelurahan dan kecamatan melakukan pendataan terhadap pedagang yang terdampak.
Data tersebut nantinya menjadi dasar untuk memfasilitasi pedagang mengakses pembiayaan melalui perbankan, termasuk skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Kita akan mempertemukan melalui Pak Lurah, Pak Camat, yang ada di sini untuk kami akses melalui proses permodalan tambahan. Melalui bank-bank yang sistem penyaluran KUR dan sebagainya,” jelasnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pedagang yang membutuhkan tambahan modal setelah terdampak kebakaran.
Dengan demikian, pemulihan diarahkan tidak hanya untuk mengembalikan tempat berjualan, tetapi juga mendukung pedagang agar dapat kembali memutar kegiatan usahanya.
Pemkot Makassar Evaluasi Mitigasi Kebakaran di Pasar
Kebakaran Pasar Pa’baeng-baeng juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Makassar untuk mengevaluasi sistem mitigasi kebakaran di pasar-pasar lainnya.
Munafri meminta PD Pasar memastikan perangkat pemadam kebakaran, termasuk alat pemadam api ringan (APAR) dan hidran, tersedia dan dalam kondisi aktif.
Perangkat tersebut dinilai penting untuk memberikan pertolongan awal ketika terjadi kebakaran sebelum penanganan lebih lanjut dilakukan.
“Mulai dari sekarang dicek seluruh pasar-pasar yang ada untuk keaktifan alat-alat untuk bisa memberikan pertolongan pertama ketika terjadi hal-hal yang seperti ini,” tegasnya.
Evaluasi tersebut diarahkan agar kesiapan peralatan pemadam di pasar-pasar Kota Makassar dapat dipastikan dan berfungsi ketika dibutuhkan.
Instalasi Listrik di Pasar Diminta Diperiksa
Selain APAR dan hidran, aspek instalasi listrik juga menjadi perhatian Pemkot Makassar.
Munafri meminta jaringan listrik di kawasan pasar diperiksa untuk memastikan instalasinya aman dan tidak berpotensi menimbulkan korsleting.
“Listriknya jangan asal colok, jangan disambung-sambung sembarangan. Pastikan instalasi listriknya aman supaya tidak mudah mengakibatkan korsleting,” ucapnya.
Pemeriksaan instalasi listrik tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan kebakaran di lingkungan pasar.
Pemulihan Pasar Fokus pada Los dan Modal Pedagang
Pemulihan Pasar Pa’baeng-baeng kini diarahkan pada dua kebutuhan utama, yakni mempercepat rehabilitasi los dalam target 2–3 minggu dan membantu pedagang memperoleh akses permodalan.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar juga mendorong evaluasi perangkat mitigasi kebakaran serta instalasi listrik di pasar-pasar lainnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu aktivitas perdagangan Pasar Pa’baeng-baeng kembali berjalan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran di pasar-pasar Kota Makassar.
