Sosial Media
0
News
    Home Hukum dan Kriminal

    Kronologi Mahasiswi di Makassar Meninggal Setelah Mengalami Pendarahan Hebat

    "Mahasiswi berinisial NF meninggal setelah mengalami pendarahan di Makassar. Polisi memeriksa pacarnya dan mendalami dugaan pengguguran kandungan."

    2 min read

    Ilustrasi petugas kepolisian memasang garis polisi berwarna kuning pada pintu rumah di Makassar.
    Ilustrasi petugas memasang garis polisi di sebuah rumah untuk kepentingan penyelidikan kasus yang ditangani kepolisian di Makassar.

    MAKASSAR, MAKASSAR INFO -- Seorang mahasiswi berinisial NF (23) meninggal dunia setelah mengalami pendarahan hebat dan nyeri perut di kamar kosnya di Jalan Pengayoman, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan. 

    Polisi kini menyelidiki dugaan upaya pengguguran kandungan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

    Pacar korban berinisial AD (23) telah diamankan di Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik masih mendalami kronologi kejadian, termasuk dugaan penggunaan obat untuk menggugurkan kandungan serta peran masing-masing pihak.

    Peristiwa itu terjadi pada Kamis (22/10/2026). Berdasarkan keterangan awal, NF mengalami kondisi kesehatan yang memburuk hingga menghubungi AD untuk meminta bantuan.

    Berawal dari Keluhan Nyeri Perut dan Pendarahan

    AD mengaku menerima telepon dari NF sekitar pukul 08.00 Wita. Dalam komunikasi tersebut, korban menyampaikan bahwa dirinya mengalami nyeri perut hebat disertai pendarahan.

    Mendapat kabar itu, AD mendatangi kamar kos korban. Ia kemudian menghubungi seorang dokter untuk meminta pemeriksaan terhadap kondisi NF.

    Dari pemeriksaan awal, korban disebut membutuhkan penanganan medis segera. NF selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Islam Faisal di Jalan RSI Faisal Raya, Makassar.

    Di rumah sakit, NF sempat menjalani operasi. Namun, kondisinya terus memburuk hingga harus dirawat di ruang perawatan intensif atau ICU.

    Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar membenarkan korban sempat menjalani operasi sebelum akhirnya meninggal dunia pada Kamis sore.

    “Setelah beberapa lama (setelah NF dioperasi) kemudian masuk di ICU itu meninggal,” kata Jafar saat dikonfirmasi pada Jumat petang.

    Selain korban, janin yang berada dalam kandungannya dan diperkirakan berusia sekitar delapan bulan juga dilaporkan meninggal dunia.

    Polisi Dalami Dugaan Kesepakatan Pengguguran Kandungan

    Polisi menduga terdapat kesepakatan antara NF dan AD untuk menggugurkan kandungan. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan dan perlu didalami melalui pemeriksaan terhadap pihak terkait serta bukti yang ditemukan.

    “Ada kesepakatan (keduanya menggugurkan kandungan), sebenarnya tersangka kedua duanya (pria dan wanita) cuma satu yang meninggal,” sebut Jafar.

    Penyidik juga meminta keterangan AD mengenai hubungannya dengan korban dan kondisi kehamilan NF sebelum peristiwa tersebut terjadi.

    Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepada penyidik, AD mengaku merupakan kekasih NF. Ia juga menyebut korban sedang mengandung sekitar delapan bulan.

    AD mengaku baru mengetahui kehamilan tersebut setelah NF tidak mengalami menstruasi selama kurang lebih dua bulan. Keterangan ini masih perlu dikonfirmasi dan didalami untuk menyusun rangkaian kejadian secara utuh.

    AD Diamankan di Rumah Sakit

    Setelah NF dibawa ke rumah sakit dan menjalani penanganan medis, polisi mengamankan AD di RSI Faisal sekitar pukul 20.00 Wita.

    AD kemudian dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

    “Untuk saat ini terduga pelaku sudah berada di Polrestabes Makassar, dan tengah menjalani pemeriksaan di unit PPA,” ujar Jafar.

    Hingga keterangan tersebut disampaikan, AD masih menjalani pemeriksaan. Status dan dugaan keterlibatannya dalam peristiwa ini tetap harus didasarkan pada hasil penyelidikan dan proses hukum.

    Penyidik Telusuri Penyebab Kematian

    Penyidik Unit PPA Polrestabes Makassar masih mendalami sejumlah aspek, termasuk dugaan penggunaan obat untuk menggugurkan kandungan, kronologi sebelum korban mengalami pendarahan, serta peran masing-masing pihak.

    Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap penyebab kematian NF dan janin yang dikandungnya, sekaligus memastikan apakah terdapat tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

    Polisi belum menyelesaikan penyelidikan. Karena itu, dugaan pengguguran kandungan maupun keterlibatan pihak tertentu belum dapat diperlakukan sebagai kesimpulan hukum sebelum didukung bukti dan hasil pemeriksaan yang memadai.

    Additional JS
    [EDITOR] author=Annadara name=Annadara role=EDITOR slug=annadara photo=https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSg-n5KZ4WTZkARFEZvWxIohDa586hXFfpZmRuKDKwtroHFLLGsPPrBZd4&s=10 bio=Terlahir dan tumbuh di Kota Daeng. Menyukai dunia jurnalisme warga. instagram=https://www.instagram.com/makassarinfodotcom/ facebook=@makassarinfodotcom tiktok= youtube=@makassarinfodotcom x= [/EDITOR] [EDITOR] author=Irwan name=Irwan role=EDITOR slug=irwan photo=https://cdn1-production-assets-kly.akamaized.net/assets/images/user-default.png bio=Berdomisili di Kota Makassar dan berminat di bidang jurnalisme warga. Alumni Jurnalistik di salah satu kampus di Kota Makassar. Pengalaman lebih dari 2 tahun mengelola konten di berbagai media digital dan portal berita. instagram= facebook= tiktok= youtube= x= [/EDITOR]