Warga Curiga Remaja Bawa Parang, Insiden Amuk Massa Terjadi di Tamangapa
"Remaja 17 tahun diamuk massa di Tamangapa, Makassar, setelah warga curiga melihatnya membawa parang. "
![]() |
| Polisi mengamankan remaja berinisial R (17) setelah menjadi sasaran amuk massa di Tamangapa, Makassar, Sabtu (24/10/2026) malam. |
MAKASSAR INFO -- Seorang remaja berinisial R (17), warga Kabupaten Gowa, menjadi sasaran amuk massa di Jalan Tamangapa Raya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Sabtu (24/10/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.40 Wita itu dipicu kecurigaan warga setelah melihat remaja tersebut membawa sebilah parang. Situasi kemudian memanas hingga berujung pada aksi kekerasan terhadap R dan perusakan sepeda motor yang digunakannya.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’longan, mengatakan personelnya segera menuju lokasi setelah menerima laporan kejadian tersebut.
“Kami langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan menenangkan massa. Langkah cepat dilakukan agar kejadian tidak semakin meluas dan tidak menimbulkan korban lebih banyak,” ujar Semuel.
Berawal dari Menunggu Teman Membayar Utang
Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepada polisi, R mengaku datang ke kawasan Jalan Tamangapa Raya bersama seorang temannya dengan mengendarai sepeda motor pinjaman.
Keduanya disebut hendak menuju kawasan Kassi untuk membayar utang. Setibanya di lokasi, teman R masuk untuk melakukan pembayaran, sedangkan R menunggu di luar.
Keberadaan R yang membawa parang beserta sarungnya kemudian menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga meneriakinya sebagai anggota geng motor hingga situasi berkembang menjadi amuk massa.
Sepeda motor pinjaman yang digunakan remaja tersebut juga mengalami perusakan oleh warga.
Semuel menjelaskan, keterangan mengenai tujuan kedatangan R dan aktivitas temannya masih berdasarkan pengakuan awal yang diterima polisi.
“Menurut pengakuannya, temannya masuk untuk membayar utang, sedangkan dia menunggu di luar. Namun, yang bersangkutan membawa parang sehingga menimbulkan kecurigaan warga dan situasi menjadi tidak terkendali,” jelasnya.
Remaja Dibawa ke RS Bhayangkara
Untuk mencegah situasi semakin memburuk, polisi mengamankan R dan membawanya ke Mapolsek Manggala.
Setelah itu, remaja tersebut dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan medis. Ia mengeluhkan sakit pada bagian dada dan sesak napas setelah kejadian.
Belum ada keterangan lebih lanjut dalam informasi yang disampaikan mengenai tingkat cedera yang dialami R maupun perkembangan kondisi kesehatannya.
Polisi Ingatkan Warga Tidak Main Hakim Sendiri
Kapolsek Manggala mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi ketika menemukan aktivitas yang dianggap mencurigakan.
Menurutnya, warga sebaiknya segera melaporkan situasi tersebut kepada kepolisian daripada mengambil tindakan sendiri yang berisiko membahayakan keselamatan.
“Kalau melihat seseorang membawa senjata tajam atau menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Jangan melakukan tindakan main hakim sendiri karena dapat membahayakan keselamatan dan berujung pada persoalan hukum,” tegas Semuel.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan dugaan pelanggaran hukum kepada aparat berwenang.
