Sosial Media
0
News
    Home Event

    150 ASN Makassar Tampilkan Tari Kolosal “Cahaya Qurani Ri Butta Mangkasara” di Pembukaan MTQ KORPRI

    3 min read

    150 ASN Pemkot Makassar Persembahkan Tari Kolosal “Cahaya Qurani Ri Butta Mangkasara” di Pembukaan MTQ VIII KORPRI

    MAKASSAR INFO— Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Kota Makassar tidak hanya diisi lantunan ayat suci Al-Qur’an. Seni dan budaya khas Sulawesi Selatan turut ditampilkan melalui tari kolosal bertajuk “Cahaya Qurani Ri Butta Mangkasara”.

    Sebanyak 150 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Makassar tampil dalam pertunjukan tersebut pada malam pembukaan MTQ VIII KORPRI di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (24/8/2026).

    Pertunjukan itu menjadi bagian dari penyambutan Kota Makassar terhadap para peserta dan kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, tari kolosal tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Selatan yang berpadu dengan nilai-nilai Islam.

    Libatkan 150 ASN dan 25 Pemusik

    Tari “Cahaya Qurani Ri Butta Mangkasara” digarap oleh koreografer Abdi Bashit dan Iin Yoesoef Madjid. Penataan musik dipercayakan kepada Munawir Amin dan Erwin Sulaiman, sedangkan penataan artistik dan narasi ditangani Ilham Anwar.

    Pertunjukan tersebut juga melibatkan Tim Shalawat Forum Kajian Cinta Al-Qur’an Kota Makassar. Unsur tari, musik, narasi, dan lantunan shalawat dipadukan menjadi satu pertunjukan.

    Selain 150 penari dari kalangan ASN Pemkot Makassar, pertunjukan turut didukung sekitar 25 pemusik serta kelompok pengajian Cinta Al-Qur’an Kota Makassar.

    Iin Yoesoef Madjid mengatakan persiapan pertunjukan dilakukan selama sekitar satu setengah bulan.

    “Jadi persiapan pertunjukan dilakukan selama kurang lebih satu setengah bulan. Para penari yang merupakan ASN Pemerintah Kota Makassar menjalani latihan di bawah koordinasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kota Makassar,” ujarnya.

    Angkat Falsafah Eppa/Appa Sulapaq

    Karya tersebut membawa pesan mengenai pertemuan antara falsafah hidup dan nilai-nilai luhur masyarakat Sulawesi Selatan dengan ajaran Islam.

    Salah satu nilai budaya yang diangkat adalah Eppa/Appa Sulapaq, yang menjadi simbol sekaligus bagian dari pandangan hidup masyarakat Sulawesi Selatan.

    Nilai tersebut kemudian diterjemahkan melalui gerakan tari, musik, narasi, hingga konsep keseluruhan pertunjukan agar selaras dengan semangat religius MTQ.

    “Melalui persembahan ini, para ASN Pemkot Makassar tidak hanya tampil sebagai aparatur pemerintahan tetapi juga mengambil bagian dalam memperkenalkan identitas budaya daerah kepada masyarakat dan tamu dari berbagai penjuru Indonesia,” ungkap Iin.

    Perpaduan Al-Qur’an, Budaya, dan Seni

    Tari kolosal “Cahaya Qurani Ri Butta Mangkasara” sekaligus menggambarkan bahwa penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI Nasional di Makassar tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan.

    Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan nilai-nilai Al-Qur’an, budaya, seni, dan semangat kebersamaan dalam bingkai kebinekaan Indonesia.

    Melalui penampilan para ASN tersebut, Pemerintah Kota Makassar turut menunjukkan identitas budaya Sulawesi Selatan kepada ribuan peserta dan tamu yang hadir dalam MTQ VIII KORPRI Nasional 2026.

    Additional JS