Cekcok di Kos Pasar Terong Makassar Berujung Maut, Pria 25 Tahun Tewas Ditikam Badik
"Muhammad Alif alias Koko tewas ditikam badik oleh rekannya di kos kawasan Pasar Terong Makassar setelah keduanya terlibat cekcok."
![]() |
| Cekcok di Kos Pasar Terong Makassar Berujung Maut |
MAKASSAR INFO -- Seorang pria bernama Muhammad Alif alias Koko (25) tewas ditikam menggunakan badik oleh rekannya di tempat kos kawasan Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi setelah Koko dan pelaku berinisial Dirga (22) terlibat cekcok di depan kamar korban. Polisi kini masih mendalami rangkaian pertikaian yang berujung tewasnya korban.
Berawal dari Teguran Berujung Cekcok
Kapolsek Bontoala Makassar Kompol Abdul Samad mengatakan, perselisihan bermula ketika Dirga menyapa korban.
Namun, jawaban Koko yang dinilai kasar membuat pelaku tersinggung. Dirga kemudian meninggalkan lokasi dan pulang mengambil sebilah badik.
Pelaku selanjutnya kembali ke tempat kos hingga pertengkaran antara keduanya kembali terjadi.
Dalam pertikaian tersebut, Koko mengalami dua luka tikaman pada bagian leher dan belakang telinga.
Korban kemudian terkapar dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Polisi Amankan Badik sebagai Barang Bukti
Setelah menerima laporan, personel Polsek Bontoala bersama Resmob Polda Sulsel mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap secara lengkap kronologi pertikaian tersebut.
Dari lokasi kejadian, petugas menemukan sebilah badik yang diduga digunakan untuk menyerang korban. Senjata tersebut kemudian diamankan sebagai barang bukti.
Jenazah Muhammad Alif alias Koko selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Biddokkes Polda Sulsel.
Pelaku Serahkan Diri ke Polisi
Usai kejadian, Dirga tidak melarikan diri. Pria berusia 22 tahun tersebut memilih menyerahkan diri ke Polsek Bontoala.
Pelaku kini menjalani pemeriksaan dan penahanan untuk kepentingan proses hukum.
Polisi masih mendalami motif serta seluruh rangkaian kejadian, termasuk pertikaian yang terjadi sebelum penikaman.
Kasus tersebut kini ditangani aparat kepolisian untuk mengungkap secara menyeluruh penyebab cekcok antara kedua rekan tersebut hingga berujung maut.
