Sosial Media
0
News
    Home Pemkot Makassar

    Pemkot Makassar Targetkan 50 Persen Belanja Pemerintah untuk Produk Lokal

    2 min read

     Munafri Arifuddin 

    MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mendorong sekitar 50 persen belanja pemerintah diarahkan untuk sektor lokal guna memperkuat perputaran ekonomi masyarakat, khususnya melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus memberikan efek berantai bagi pelaku usaha lokal.

    "Kami mencoba memotret bagaimana belanja pemerintah Kota Makassar ini, 50 persennya harus belanja lokal," ujar Munafri di Makassar, Sabtu.

    Menurutnya, dari belanja lokal tersebut, Pemkot Makassar juga akan mendorong agar semakin banyak transaksi dilakukan dengan melibatkan UMKM yang ada di Kota Makassar.

    Munafri menilai semakin kuat daya beli masyarakat, semakin besar pula dampak ekonomi yang dirasakan pelaku usaha lokal.

    "Kalau dayanya kuat, tentu dampak ekonomi yang dirasakan pasti akan jauh lebih baik. Itu cara kami untuk menggerakkan ekonomi lokal yang ada di Kota Makassar," katanya.

    Pemkot Makassar Benahi Kota Sebelum Promosi Besar-besaran

    Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menjelaskan alasan Pemkot Makassar belum melakukan promosi kota secara besar-besaran.

    Menurutnya, pemerintah ingin terlebih dahulu melakukan pembenahan internal agar wisatawan yang datang ke Makassar mendapatkan pengalaman sesuai dengan materi promosi yang disampaikan.

    Pembenahan tersebut mencakup tata kota, infrastruktur, hospitality, serta berbagai fasilitas pendukung pariwisata.

    Pemkot Makassar, kata Munafri, tidak ingin wisatawan hanya datang sekali. Pemerintah ingin menciptakan pengalaman positif sehingga wisatawan terdorong kembali berkunjung dan merekomendasikan Makassar kepada orang lain.

    "Kami tidak ingin orang datang cuma sekali di Kota Makassar. Kami ingin memperbaiki tata kota, lalu mengundang orang datang dan orang akan berdecak kagum dan datang dan mengajak kolega-koleganya yang lain. Ini yang menjadi cita-cita kami," jelasnya.

    Event Besar Didorong Gerakkan Ekonomi Kota

    Salah satu strategi yang dilakukan Pemkot Makassar adalah mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar yang berpotensi mendatangkan ribuan orang ke kota tersebut.

    Munafri mengatakan pemerintah daerah menyediakan anggaran untuk mendukung kegiatan yang memiliki dampak ekonomi luas, bukan sekadar kegiatan seremonial.

    Kehadiran ribuan peserta dinilai dapat meningkatkan okupansi hotel, transaksi UMKM, pasar, restoran, pusat kuliner, hingga sektor jasa lainnya.

    "Semakin banyak orang yang datang, maka semakin besar pula uang yang berputar di dalam kota," ujarnya.

    Munafri menyebut peningkatan jumlah pengunjung juga berdampak langsung terhadap sektor perhotelan.

    Ia menilai semakin banyak orang yang datang ke Makassar, semakin besar pula peluang kamar hotel terisi dan transaksi ekonomi berputar di berbagai sektor.

    Dengan strategi tersebut, Pemkot Makassar berharap belanja pemerintah, pariwisata, dan penyelenggaraan event dapat saling terhubung untuk memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan manfaat yang dirasakan masyarakat. (*)

    Additional JS