Sosial Media
0
News
    Home Hukum dan Kriminal

    Penyerangan Dini Hari di Rappocini Berujung Penangkapan 9 Remaja

    5 min read

    Penyerangan Dini Hari di Rappocini Berujung Penangkapan 9 Remaja

    INFO KEJADIAN MAKASSAR – Aksi penyerangan yang diduga melibatkan kelompok remaja kembali terjadi di Kota Makassar. Polisi mengamankan sembilan remaja setelah menerima laporan warga terkait insiden yang terjadi di Kecamatan Rappocini, Minggu (2/8/2026) dini hari.

    Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga menyita dua bilah badik, satu set busur panah beserta ketapel, serta tiga unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

    Berawal dari Laporan Warga

    Peristiwa penyerangan terjadi di Jalan Banta-Bantaeng Lorong 4, Kecamatan Rappocini, sekitar pukul 02.40 WITA.

    Saat itu, personel Unit Resmob Polsek Rappocini sedang melaksanakan patroli rutin untuk mengantisipasi berbagai gangguan keamanan, seperti tindak pidana 3C, perang kelompok, hingga balapan liar.

    Menerima laporan dari masyarakat, petugas segera menuju lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) guna mengidentifikasi para terduga pelaku.

    Penyisiran Berujung Penangkapan

    Hasil penyelidikan mengarahkan polisi ke kawasan Jalan Landak Baru Lorong 9.

    Di lokasi tersebut, sembilan remaja berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dua bilah badik yang diduga dibawa oleh dua remaja. Polisi juga mengamankan satu set busur panah beserta ketapel yang diduga sempat dibuang oleh salah seorang terduga ketika hendak melarikan diri.

    Selain senjata tajam dan busur panah, tiga unit sepeda motor yang diduga digunakan menuju lokasi penyerangan turut disita sebagai barang bukti.

    Polisi Dalami Peran Masing-masing

    Penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing remaja dalam peristiwa tersebut.

    Berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat dugaan bahwa setiap orang memiliki peran berbeda, mulai dari membawa senjata tajam, menggunakan busur panah, hingga terlibat dalam aksi pelemparan batu dan dugaan pengrusakan sepeda motor saat bentrokan berlangsung.

    Seluruh keterangan tersebut masih terus dikembangkan sebagai bagian dari proses penyidikan.

    Diduga Dipicu Konflik Antarkelompok

    Polisi menduga penyerangan dipicu konflik lama antarkelompok remaja yang berkembang menjadi aksi balas dendam.

    Meski demikian, motif tersebut masih didalami, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam insiden tersebut.

    Patroli Malam Akan Ditingkatkan

    Kapolsek Rappocini Kompol Ismail menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli pada malam hingga dini hari di sejumlah titik rawan guna mencegah aksi kriminalitas, perang kelompok, maupun balapan liar.

    Ia juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di luar rumah, terutama pada malam hari.

    Menurutnya, peran keluarga menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah remaja terlibat dalam tindak kekerasan maupun pelanggaran hukum.

    Kasus ini menambah daftar insiden yang melibatkan kelompok remaja di Kota Makassar dalam beberapa waktu terakhir. Selain penegakan hukum, upaya pencegahan melalui pengawasan keluarga, lingkungan, serta patroli kepolisian dinilai menjadi langkah penting untuk menekan potensi terulangnya kejadian serupa. (*)

    Additional JS