Sosial Media
0
News
    Home HL Peristiwa

    Cekcok Parkir, Ojol Diserang Benda Tajam di Samping Mall Ratu Indah

    "Ojol Muhammad Alfiansyah Diserang Benda Tajam oleh jukir di samping Mall Ratu Indah Makassar. Korban mengalami luka."

    2 min read

    Cekcok Parkir Berujung Penikaman di Samping Mall Ratu Indah

    MAKASSAR INFO -- Persoalan parkir di samping Mall Ratu Indah (MaRI), Jalan Mawas, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, berujung pada aksi kekerasan, Sabtu (19/9/2026) malam.

    Seorang pengemudi ojek online (ojol), Muhammad Alfiansyah Syahrul (29), terluka setelah terlibat cekcok dengan seorang juru parkir (jukir).

    Alfiansyah mengalami luka pada lengan kanan hingga harus mendapatkan 12 jahitan.

    Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada Wahyu Andromeda mengatakan luka tersebut disebabkan benda tajam.

    "Jadi ada 12 jahitan di lengan kanan (korban) karena benda tajam," kata Tri kepada wartawan, Minggu (20/9/2026).

    Polisi masih menyelidiki secara utuh kronologi kejadian. Terduga pelaku juga masih dalam pencarian.

    Persoalan Rp10 Ribu Berubah Menjadi Cekcok

    Menurut keterangan polisi, persoalan bermula ketika Alfiansyah berada di area parkir dan kemudian diminta meninggalkan lokasi.

    Korban disebut keberatan karena merasa telah membayar uang parkir sebesar Rp10 ribu.

    Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi perlawanan dan penganiayaan.

    "Jadi driver ojol ini sudah merasa membayar sebesar Rp 10 ribu tetapi tetap diusir. Akhirnya ojol ini ada perlawanan, akhirnya jukir ini memanggil teman-temannya, akhirnya terjadilah penganiayaan," ujar Tri.

    Dalam rangkaian kejadian tersebut, Alfiansyah kemudian mengalami luka pada lengan kanan akibat benda tajam.

    Belum diketahui secara pasti jenis benda tajam yang digunakan dalam kejadian tersebut. Informasi awal yang beredar menyebut adanya parang, tetapi polisi dalam keterangannya sejauh ini hanya menyebut benda tajam.

    Karena itu, belum dapat dipastikan apakah korban ditikam, dibacok, atau diserang dengan bentuk benda tajam lainnya.

    Terduga Pelaku Belum Ditemukan

    Setelah kejadian, orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan meninggalkan lokasi.

    Polisi kemudian melakukan pencarian. Penyisiran dilakukan ke sejumlah tempat yang berkaitan dengan terduga pelaku, termasuk rumah pribadi, rumah orang tua, dan rumah mertua.

    Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

    "Tadi (malam) kita sudah sisir ke rumah pribadinya, rumah orang tuanya dan rumah mertuanya, namun belum kita temukan," kata Tri.

    Hingga Minggu (20/9/2026), polisi masih mencari keberadaan terduga pelaku.

    Status orang yang dicari tersebut masih sebagai terduga pelaku, sementara penyidik terus mengembangkan pemeriksaan berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang tersedia.

    Massa Ojol Datangi Mapolsek Mamajang

    Kasus tersebut kemudian mendapat perhatian dari sesama pengemudi ojol.

    Sejumlah massa ojol mendatangi Mapolsek Mamajang pada Sabtu malam. Mereka meminta polisi segera menemukan dan menangkap orang yang diduga melakukan kekerasan terhadap Alfiansyah.

    Kedatangan massa ojol berlangsung setelah insiden di sekitar Jalan Mawas.

    Polisi menyatakan proses pencarian dan penyelidikan terhadap kasus tersebut masih berjalan.

    Polisi Masih Periksa Saksi

    Selain mencari terduga pelaku, penyidik juga berupaya mendapatkan keterangan dari orang-orang yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

    Tri mengatakan polisi masih mengembangkan penyelidikan."Sekarang sedang kita kembangkan lagi, kita selidiki. Kita tetapkan sementara ini terduga pelaku, kita cari saksi-saksi yang ada di TKP," ujarnya.

    Pemeriksaan saksi diperlukan untuk menyusun secara lengkap rangkaian peristiwa, mulai dari persoalan parkir hingga terjadinya kekerasan yang menyebabkan Alfiansyah mengalami luka akibat benda tajam.

    Korban Dapat 12 Jahitan

    Alfiansyah telah mendapatkan penanganan medis atas luka pada lengan kanannya.

    Sebanyak 12 jahitan diberikan pada luka tersebut.

    Sementara itu, pencarian terhadap terduga pelaku masih berlangsung. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari saksi di sekitar lokasi untuk memperjelas kronologi dan menentukan proses hukum selanjutnya.

    Hingga kini, polisi menyebut korban mengalami luka akibat benda tajam. Jenis senjata yang digunakan dan bagaimana persisnya luka tersebut terjadi masih menjadi bagian dari penyelidikan.

    Additional JS