Sosial Media
0
News
    Home HL Politik

    Appi Resmi Gabung Demokrat Usai Tinggalkan Golkar

    "Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi resmi bergabung dengan Demokrat dua hari setelah mengundurkan diri dari Partai Golkar."

    3 min read

    MAKASSAR, MAKASSAR INFO -- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi resmi melanjutkan perjalanan politiknya bersama Partai Demokrat setelah meninggalkan Partai Golkar.

    Langkah tersebut ditandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat kepada Appi di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026).


    Munafri Arifuddin atau Appi

    Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan Ni'matullah Erbe menyambut langsung bergabungnya Appi ke partai berlambang bintang mercy tersebut.

    "Alhamdulillah, dengan ini saya menyampaikan selamat datang Bapak Munafri Arifuddin di rumah besar Partai Demokrat," kata Ni'matullah.

    Ia berharap Appi dapat merasa nyaman berada di lingkungan Demokrat.

    "Semoga bisa senang dan nyaman," ujarnya.

    Menurut Ni'matullah, Demokrat ingin membangun tradisi politik yang tetap santun meski dilakukan dengan suasana yang cair.

    "Kita berpolitik di Demokrat dengan riang dan gembira. Berpolitiklah tanpa kening berkerut," kata dia.

    Dua Hari Setelah Mundur dari Golkar

    Perpindahan Appi ke Demokrat terjadi hanya dua hari setelah dirinya resmi mengundurkan diri dari Partai Golkar.

    Pada Senin (5/10/2026), Appi menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin atau IAS di kediamannya di Jalan Batu Putih, Makassar. Pengunduran diri tersebut berlaku sejak surat dibuat.

    Dalam surat tersebut, Appi juga menyatakan tidak bersedia diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Makassar.

    Keputusan meninggalkan Golkar itu disampaikan Appi dengan tetap menekankan hubungan personal dengan partai yang selama ini menjadi tempatnya berkiprah.

    "Partai Golkar adalah rumah tempat saya ditempa. Di bawah rindang beringin, saya belajar bahwa politik adalah jalan pengabdian dan bahwa karya selalu lebih nyaring daripada kata," tulis Appi dalam surat pengunduran dirinya.

    Appi juga menyatakan keputusannya tidak mengakhiri hubungan personal dengan para kader Golkar.

    "Saya pamit sebagai kader, tetapi tidak sebagai kawan dan saudara," tulisnya.

    Demokrat Sudah Lebih Dulu Membuka Pintu

    Bergabungnya Appi ke Demokrat sebenarnya bukan keputusan yang muncul secara tiba-tiba.

    Beberapa hari sebelum mundur dari Golkar, Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng datang ke Makassar dan secara terbuka mengajak Appi bergabung.

    Keduanya bertemu di Hotel Novotel Makassar pada Sabtu (3/10/2026). Saat itu, Appi masih berstatus sebagai kader Golkar dan mengatakan dirinya masih menunggu proses di internal partai.

    Alfian menyebut Demokrat membutuhkan figur yang dapat memperkuat partai di Sulawesi Selatan.

    "Saya mengajak Bung Appi untuk bergabung memperkuat Partai Demokrat di Sulsel. Mudah-mudahan gayung bersambut," kata Alfian saat itu.

    Ajakan tersebut akhirnya berujung pada keputusan Appi meninggalkan Golkar dan menerima keanggotaan Demokrat.

    Appi Tak Lagi Jadi Kader Golkar

    Keputusan Appi membuat status politiknya di Golkar berakhir setelah sekitar enam tahun menjadi kader partai tersebut.

    Ketua Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin sebelumnya menyatakan menghormati keputusan Appi, meski mengaku masih berharap Appi bertahan di Golkar.

    "Sebagai ketua sangat berharap kita sama-sama, tapi kita tidak bisa menghalangi keinginan Pak Appi untuk meninggalkan Golkar dan mungkin ada pertimbangan-pertimbangan lain," kata IAS.

    IAS juga menyebut Golkar tidak akan kesulitan mencari pengganti Appi untuk memimpin struktur partai di Makassar.

    Meski kehilangan Appi, IAS menilai dinamika perpindahan kader merupakan bagian dari perjalanan politik sebuah partai.

    Dari Golkar ke Demokrat

    Masuknya Appi membuat peta politiknya berubah secara signifikan.

    Sebelumnya, ia merupakan Ketua DPD II Golkar Makassar sekaligus kader partai yang mengantarkannya dalam perjalanan politik menuju kursi Wali Kota Makassar.

    Kini, Appi resmi tercatat sebagai kader Demokrat.

    Penyerahan KTA tersebut dilakukan dalam agenda pendidikan politik pengurus DPD Demokrat Sulsel di Hotel Claro Makassar. Sebelumnya, agenda penyerahan KTA Appi memang telah dijadwalkan oleh Demokrat.

    Perpindahan ini juga terjadi menjelang agenda internal Demokrat Sulsel, sehingga kehadiran Appi menjadi salah satu perkembangan politik yang mendapat perhatian di tingkat daerah.

    Namun, bergabungnya Appi ke Demokrat belum dengan sendirinya menunjukkan posisi atau jabatan struktural yang akan ditempatinya di partai tersebut.

    Appi Pilih Menjaga Hubungan dengan Golkar

    Meski berpindah partai, Appi meninggalkan Golkar dengan pesan yang menekankan hubungan baik.

    Dalam surat pengunduran dirinya, ia menyampaikan apresiasi kepada para senior, pengurus, dan kader Golkar yang telah memberikan ruang baginya untuk belajar dan berkiprah.

    Ia juga meminta maaf apabila selama berada di partai tersebut terdapat sikap atau tindakan yang kurang berkenan.

    "Silaturahmi akan tetap saya jaga, sebab pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara adalah tujuan kita bersama," tulis Appi.

    Pesan tersebut memperlihatkan bahwa perpindahan partai tidak disertai pernyataan permusuhan terhadap Golkar.

    Babak Baru Politik Appi

    Dengan diterimanya KTA Demokrat pada Kamis (8/10/2026), perjalanan politik Appi memasuki babak baru.

    Ia meninggalkan Golkar pada 5 Oktober dan dua hari kemudian resmi bergabung dengan Demokrat. Perpindahan tersebut sebelumnya telah didahului komunikasi terbuka antara Appi dan elite Demokrat.

    Bagi Demokrat Sulsel, masuknya Wali Kota Makassar tersebut menambah figur politik dalam struktur partai. Sementara bagi Appi, keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan sebagai kader Golkar dan dimulainya kiprah bersama Demokrat.

    Untuk sementara, fokus politik Appi tetap berada pada pemerintahan Kota Makassar. Adapun posisi atau peran yang akan dijalankannya di Demokrat masih menunggu perkembangan internal partai.

    Additional JS
    [EDITOR] author=Annadara name=Annadara role=EDITOR slug=annadara photo=https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSg-n5KZ4WTZkARFEZvWxIohDa586hXFfpZmRuKDKwtroHFLLGsPPrBZd4&s=10 bio=Terlahir dan tumbuh di Kota Daeng. Menyukai dunia jurnalisme warga. instagram=https://www.instagram.com/makassarinfodotcom/ facebook=@makassarinfodotcom tiktok= youtube=@makassarinfodotcom x= [/EDITOR] [EDITOR] author=Irwan name=Irwan role=EDITOR slug=irwan photo=https://cdn1-production-assets-kly.akamaized.net/assets/images/user-default.png bio=Berdomisili di Kota Makassar dan berminat di bidang jurnalisme warga. Alumni Jurnalistik di salah satu kampus di Kota Makassar. Pengalaman lebih dari 2 tahun mengelola konten di berbagai media digital dan portal berita. instagram= facebook= tiktok= youtube= x= [/EDITOR]