Trotoar Jalan Tinumbu Ditata Ulang, Pemkot Makassar Kembalikan Hak Pejalan Kaki
"Setelah membongkar bangunan yang berdiri di atas saluran drainase, Pemerintah Kota Makassar mulai menata kembali trotoar di Jalan Tinumbu."
![]() |
| Trotoar Jalan Tinumbu Makassar Dibenahi |
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bidang Jalan dan Jembatan melakukan penataan trotoar sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Pembenahan tersebut dilakukan setelah bangunan yang sebelumnya berdiri di atas saluran drainase dibongkar. Kawasan yang sempat tertutup bangunan kini dikembalikan sesuai fungsi awalnya sebagai jalur pejalan kaki sekaligus akses pemeliharaan infrastruktur drainase.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan penataan ini merupakan tindak lanjut dari langkah penertiban yang telah dilakukan pemerintah.
"Setelah dilakukan pembongkaran bangunan yang berada di atas saluran air, kami langsung melakukan penataan kawasan agar dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat," ujar Zuhaelsi.
Trotoar Lebih Luas dan Nyaman
Trotoar yang dibangun memiliki lebar sekitar 170 sentimeter dengan panjang mencapai 70 meter. Ukuran tersebut dinilai cukup memberikan ruang gerak yang lebih nyaman bagi pejalan kaki, terutama di kawasan yang memiliki aktivitas tinggi.
Lokasi penataan berada di samping SMK Negeri 4 Makassar, salah satu titik yang setiap hari dilalui pelajar, warga, maupun pengguna jalan lainnya.
Dengan fasilitas yang lebih layak, masyarakat diharapkan dapat berjalan kaki dengan aman tanpa harus berbagi ruang dengan kendaraan bermotor.
Mengembalikan Fungsi Ruang Publik
Menurut Zuhaelsi, pembangunan trotoar bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya mengembalikan hak masyarakat atas ruang publik.
Selama ini, fungsi trotoar di sejumlah kawasan kerap terganggu akibat pemanfaatan yang tidak semestinya. Penataan ulang dilakukan agar fasilitas tersebut kembali berfungsi sesuai peruntukannya.
"Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan fasilitas publik dapat digunakan sesuai fungsinya," jelasnya.
Drainase Lebih Mudah Dipelihara
Selain meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, penataan trotoar juga mempertahankan akses menuju saluran drainase yang berada di bawahnya.
Akses tersebut penting untuk memudahkan petugas melakukan inspeksi rutin, pembersihan sedimen, hingga pemeliharaan saluran air secara berkala.
Dengan drainase yang lebih mudah dijangkau, pemerintah berharap sistem pengaliran air dapat berfungsi optimal, terutama saat curah hujan tinggi.
Penataan Kota Berkelanjutan
Pembenahan di Jalan Tinumbu menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun kawasan perkotaan yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Melalui penataan trotoar, pengembalian fungsi ruang publik, serta optimalisasi sistem drainase, pemerintah berupaya menghadirkan lingkungan yang lebih ramah bagi pejalan kaki sekaligus mendukung pengelolaan infrastruktur kota yang lebih baik.
Ke depan, langkah serupa diharapkan dapat diterapkan di kawasan lain sehingga semakin banyak ruang publik yang nyaman, aman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai fungsinya. (*)
