Sosial Media
0
News
    Home HL Hukum dan Kriminal

    Mahasiswa Tewas Diserang di Biringkanaya Makassar, Dua Motor Dibakar di Sungai Saddang

    "Mahasiswa tewas diserang di Biringkanaya Makassar, sementara dua motor dibakar warga di Jalan Sungai Saddang, Minggu (4/10/2026) dini hari. "

    3 min read

    geng motor makassar.
    ILUSTRASI. Rombongan geng motor melintas di jalan Kota Makassar pada malam hari.

    MAKASSAR, MAKASSAR INFO -- Dua insiden yang melibatkan dugaan kelompok bermotor terjadi di sejumlah titik Kota Makassar pada Minggu (4/10/2026) dini hari. 

    Di Biringkanaya, seorang mahasiswa berinisial MAM (24) tewas setelah diduga diserang di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Sudiang.

    Pada waktu berbeda, aksi kejar-kejaran terjadi di kawasan Jalan Sungai Saddang, Kecamatan Makassar. Dua sepeda motor yang diduga ditinggalkan kelompok tersebut kemudian dibakar warga.

    Polisi menangani kedua kejadian secara terpisah dan masih menyelidiki pihak-pihak yang terlibat.

    Mahasiswa Tewas Setelah Kejar-kejaran di Biringkanaya

    Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad mengatakan insiden pertama bermula sekitar pukul 02.00 WITA.

    Saat itu, MAM bersama sejumlah rekannya berkumpul di Jalan Dg Ramang, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

    Tidak lama kemudian, datang kelompok lain yang menggunakan sekitar 12 sepeda motor. Menurut keterangan polisi, kelompok tersebut membawa senjata tajam berupa parang dan busur.

    Kelompok teman korban kemudian melakukan perlawanan dan mengejar kelompok tersebut ke arah Kabupaten Maros.

    Pengejaran berlanjut hingga Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Sudiang. Di lokasi itu, sepeda motor yang ditumpangi AR, N, dan MAM mengalami kecelakaan dengan sepeda motor yang dikendarai AG bersama MF (17).

    Setelah kecelakaan, kelompok yang sebelumnya bergerak menuju arah Maros disebut berhenti dan kembali ke lokasi.

    MAM dan MF yang belum sempat menyelamatkan diri kemudian diduga menjadi sasaran penyerangan.

    “Karena situasi pasca-kecelakaan, korban MAM dan korban MF tidak sempat menyelamatkan diri, sehingga menjadi sasaran amukan dan penganiayaan bersama-sama oleh kelompok dari Kabupaten Maros hingga mengakibatkan MAM meninggal dunia di TKP dan MF mengalami luka berat,” tutur Jafar.

    Polisi masih menyelidiki rangkaian kejadian tersebut, termasuk pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan.

    MAM Tewas, MF Mengalami Luka Berat

    MAM, yang disebut tinggal di Perumnas Sudiang, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, ditemukan meninggal dunia di trotoar sekitar pukul 03.35 WITA.

    Menurut keterangan Jafar, korban mengalami luka pada bagian kepala yang diduga akibat serangan senjata tajam. Anak panah busur juga ditemukan masih tertancap pada bagian kepala korban.

    “Korban mengalami luka robek pada bagian belakang kepala yang diduga akibat tebasan senjata tajam jenis parang, serta terdapat anak panah busur yang masih tertancap pada bagian kepala,” kata Jafar.

    Sementara itu, MF mengalami luka berat pada bagian kepala dan punggung. Ia kemudian mendapat perawatan intensif di RS dr. Tadjuddin Chalid, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

    Personel Polsek Biringkanaya bersama Inafis Polrestabes Makassar melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah MAM kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk menjalani pemeriksaan medis forensik.

    Kasus penyerangan tersebut masih ditangani Polsek Biringkanaya bersama Satreskrim Polrestabes Makassar.

    Dua Motor Dibakar Warga di Jalan Sungai Saddang

    Sekitar dua jam setelah insiden di Biringkanaya, kejadian lain berlangsung di perempatan Jalan Veteran-Jalan Sungai Saddang, Kecamatan Makassar, sekitar pukul 05.20 WITA.

    Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar.

    Dalam rekaman, sekelompok pemuda yang diduga kelompok bermotor terlihat melintas di kawasan tersebut. Pada saat yang sama, sekelompok warga dari arah Jalan Sungai Saddang Lama melakukan pengejaran.

    Salah seorang pengendara kemudian terlihat terjatuh setelah diduga bertabrakan dengan pengendara lain.

    Kelompok yang sebelumnya dikejar kemudian kembali ke perempatan tersebut. Kehadiran mereka membuat sejumlah kendaraan dari arah Jalan Veteran Selatan tidak dapat melintas karena badan jalan dipenuhi sepeda motor.

    Situasi kemudian memanas setelah warga mendatangi kelompok tersebut. Dalam rekaman lain, terlihat dua sepeda motor dibakar warga.

    Kedua sepeda motor tersebut diduga ditinggalkan oleh kelompok yang sebelumnya terlibat aksi kejar-kejaran.

    Personel Samapta Polrestabes Makassar yang tiba di lokasi kemudian memadamkan api. Dua sepeda motor yang terbakar selanjutnya dibawa ke Polsek Makassar untuk kepentingan penyelidikan.

    Polisi Selidiki Pembakaran Dua Motor

    Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad membenarkan adanya insiden di kawasan Jalan Veteran-Jalan Sungai Saddang.

    Menurut keterangan warga yang dihimpun polisi, sekitar 20 sepeda motor dari arah timur melintas di lokasi sebelum terjadi aksi penghadangan.

    “Tiba-tiba sekelompok pemuda warga Inspeksi Kanal (Lorong Lonner), Kelurahan Barabaraya Selatan, Kecamatan Makassar, langsung menghadang sekelompok geng motor tersebut menggunakan petasan dan busur,” kata Jafar.

    Dalam penghadangan itu, dua pengendara disebut terjatuh dan meninggalkan sepeda motor mereka.

    “Genk motor tersebut ada yang terjatuh kemudian meninggalkan motornya. Dua unit motor yang tertinggal langsung dibakar oleh kelompok Lonner,” tuturnya.

    Pembakaran dua sepeda motor tersebut kini diselidiki Polsek Makassar bersama Satreskrim Polrestabes Makassar.

    Dua Peristiwa Masih Didalami Polisi

    Dua insiden tersebut terjadi pada dini hari yang sama di wilayah Kota Makassar, tetapi belum ada keterangan yang memastikan bahwa keduanya merupakan satu rangkaian kejadian.

    Kasus penyerangan yang menewaskan MAM ditangani Polsek Biringkanaya bersama Satreskrim Polrestabes Makassar.

    Sementara itu, pembakaran dua sepeda motor di kawasan Jalan Sungai Saddang ditangani Polsek Makassar bersama jajaran Satreskrim Polrestabes Makassar.

    Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti dari masing-masing lokasi untuk mengungkap kronologi secara menyeluruh serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.

    Bagi warga Makassar, dua kejadian tersebut menjadi perhatian karena berlangsung dalam rentang waktu beberapa jam dan berada di wilayah berbeda. Namun, keterkaitan antara insiden di Biringkanaya dan peristiwa di Jalan Sungai Saddang masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

    Additional JS
    [EDITOR] author=Annadara name=Annadara role=EDITOR slug=annadara photo=https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSg-n5KZ4WTZkARFEZvWxIohDa586hXFfpZmRuKDKwtroHFLLGsPPrBZd4&s=10 bio=Terlahir dan tumbuh di Kota Daeng. Menyukai dunia jurnalisme warga. instagram=https://www.instagram.com/makassarinfodotcom/ facebook=@makassarinfodotcom tiktok= youtube=@makassarinfodotcom x= [/EDITOR] [EDITOR] author=Irwan name=Irwan role=EDITOR slug=irwan photo=https://cdn1-production-assets-kly.akamaized.net/assets/images/user-default.png bio=Berdomisili di Kota Makassar dan berminat di bidang jurnalisme warga. Alumni Jurnalistik di salah satu kampus di Kota Makassar. Pengalaman lebih dari 2 tahun mengelola konten di berbagai media digital dan portal berita. instagram= facebook= tiktok= youtube= x= [/EDITOR]